Tuesday, December 06, 2005

Bunga Edelweis

Edelweis Anaphalis javanica adalah tumbuhan gunung yang terkenal, tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia, tetapi tumbuhan yang cantik ini sekarang sangat langka.
Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan dan lebah terlihat mengunjunginya. Jika tumbuhan ini cabang-cabangnya dibiarkan tumbuh cukup kokoh, edelweis dapat menjadi tempat bersarang bagi burung tiung batu licik Myophonus glaucinus.

Bagian-bagian edelweis sering dipetik dan dibawa turun dari gunung untuk alasan-alasan estetis dan spiritual, atau sekedar kenang-kenangan oleh para pendaki. Pada bulan Februari hingga Oktober 1988, terdapat 636 batang yang tercatat telah diambil dari Gunung Gede-Pangrango. Dalam batas tertentu dan sepanjang hanya potongan-potongan kecil yang dipetik, tekanan ini dapat dihadapi. Sayangnya keserakahan serta harapan-harapan yang salah telah mengorbankan banyak populasi, terutama populasi yang terletak di jalan-jalan setapak.

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa edelweis dapat diperbanyak dengan mudah melalui pemotongan cabang-cabangnya. Oleh karena itu potongan-potongan itu mungkin dapat dijual kepada pengunjung untuk mengurangi tekanan terhadap populasi liar.

Apakah Gunung???

Yang disebut dengan gunung adalah suatu bentuk permukaan tanah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan tanah di sekelilingnya. Gunung pada umumnya lebih besar dibandingkan dengan bukit, tetapi bukit di suatu tempat bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang disebut gunung ditempat yang lain.
Gunung pada umumnya memiliki lereng yang curam dan tajam bisa juga dikelilingi beberapa puncak atau pegunungan. Pada beberapa ketinggian gunung bisa memiliki dua atau lebih iklim, jenis tumbuh- tumbuhan, dan kehidupan yang berbeda.

Pada umumnya iklim menjadi lebih dingin dan basah dengan semakin bertambahnya ketinggian. Kebanyakan gunung yang menjulang tinggi sekitar 600m dari permukaan tanah disekelilingnya memiliki 2 daerah iklim.

Gunung bisa jadi hanya memiliki satu puncak, atau merupakan salah satu bagian dari beberapa gunung. Sekelompok gunung bisa membentuk suatu pegunungan. Beberapa gunung berapi seperti Semeru, Merapi, Agung dan Ciremei berbentuk klasik, tetapi gunung Tengger dan Batur memiliki kaldera, puncaknya meletus meninggalkan dataran atau danau dengan puncak kecil ditengahnya. Kompleks Gn.Batur memiliki kaldera terbesar dan terindah di dunia.

Sebuah gunung yang berada di bawah permukaan laut sama seperti gunung yang berada di atas daratan. Beberapa pulau adalah sebuah gunung yang berada di samudera dengan puncaknya yang muncul ke permukaan air misalnya anak krakatau yang muncul ke permukaan air, pulau Jawa dan Bali terbentuk dari beberapa gunung berapi.

Pegunungan Atlantic yang seluruhnya berada di bawah laut merupakan pegunungan terpanjang di dunia, yang membentang lebih dari 16.000 km mulai dari Samudera Atlantic bagian utara dekat Antartika. Beberapa punggung menjulang tinggi membentuk kepulauan, seperti kepulauan Iceland dan Azores.

Ketinggian suatu gunung menunjukkan seberapa tinggi puncak tersebut menjulang dari dasar laut. Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.848mdpl.

PENTINGNYA GUNUNG

Pegunungan adalah sangat penting karena ikut menentukan iklim dan aliran air di sekitarnya. Gunung juga sangat penting bagi berbagai jenis tumbuhan dan binatang
tertentu, selain itu juga sebagai sumber mineral. Pegunungan mempengaruhi aktivitas manusia, menentukan pola transportasi, komunikasi dan pemukiman.

Iklim
Pegunungan sangat mempengaruhi aliran udara dan curah hujan. Suhu udara menjadi turun dengan semakin bertambahnya ketinggian. Udara dingin tidak dapat menahan kelembaban udara sebanyak udara hangat. Ketika udara hangat bertiup ke atas gunung menjadi dingin dan menguap menjadi embun dan menjadi titik-titik air. Air ini turun mengikuti arah angin menjadi hujan atau kristal salju.



Pada saat udara melewati puncak gunung, menjadi kehilangan kelembabannya. Dan akibatnya sisi gunung yang berlawanan dengan arah angin menjadi lebih kering dibandingkan sisi yang menghadap arah angin. Daerah kering yang berlawanan dengan arah angin ini di sebut bayangan hujan. Banyak sekali padang pasir di dunia ini berada di wilayah bayangan hujan.

Aliran air
Gunung sangat berpengaruh bagi terpenuhinya kebutuhan air untuk daerah yang sangat luas. Hal ini dikarenakan banyaknya curah hujan yang turun di lereng-lereng gunung, kebanyakan hulu sungai berasal dari gunung. Beberapa gunung bersalju berfungsi sebagai penampungan air, yang meleleh pada musim panas, dan mengairi sungai selama musim panas. Aliran sungai dari gunung yang curam dan deras dapat di manfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air. Sungai Bengawan Solo yang mengalir hingga sebelah utara kota Surabaya, airnya berasal dari lereng Gn.Merapi dan Gn.Lawu

Tanaman dan Binatang
Gunung memiliki keaneka ragaman untuk berbagai ketinggian yang berbeda, yang menjadi tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan binatang tertentu. Beberapa jenis mahkluk hidup hanya dapat bertahan di udara yang dingin di puncak-puncak gunung.

Mineral
Kebanyakan sumber mineral berasal dari daerah pegunungan. Gunung terbentuk dari proses geologi seperti letusan gunung dan gempa bumi. Proses ini bisa membawa mineral-mineral yang berharga ke atas mendekati permukaan tanah sehingga dapat dilakukan penambangan.

Akitivitas Manusia
Di berbagai belahan bumi gunung dapat menjadi penghambat bagi terjalinnya hungungan transportasi, pemukiman, dan komunikasi. Dengan terisolasinya masyarakat oleh gunung menciptakan beraneka ragam kebudayaan. Di pegunungan alpen swis yang berbukit-bukit, telah memunculkan ratusan dialek dan empat macam bahasa. Masyarakat pegunungan tengger hingga kini tetap mewarisi berbagai tradisi sejak jaman Majapahit.
Gunung juga dapat menjadi tempat tujuan wisata yang penuh tantangan. Berbagai kegiatan seperti berkemah, mendaki gunung, panjat tebing, pengamatan satwa dan penelitian fauna, atau sekedar mencari hawa segar pegunungan dan menyaksikan pemandangan yang indah.

TERBENTUKNYA GUNUNG

GUNUNG BERAPI
Gunung berapi adalah gunung yang terbentuk jika magma dari perut bumi naik ke permukaan. Gunung berapi dapat dikelompokkan menurut tingkat kedasyatan letusan, apakah itu dasyat ataupun tenang, dan tipe bahan yang dimuntahkan sewaktu meletus.

Di kala meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, bom gunung berapi, terak, abu gunung berapi, gas panas, dan uap. Bahan yang disemburkan oleh letusan gunung berapi mempunyai sifat-sifat yang tidak dimiliki batuan lain.

Suhu lava yang dimuntahkan selama letusan gunung berapi dapat melebihi 1000 ºC. Di dalam perut bumi, batuan-batuan berbentuk cair dengan suhu melebihi 1.000 ºC, cairan batu ini disebut magma. Selama letusan, magma meluap ke atas permukaan bumi melalui lubang atau celah yang mencapai pusat bumi.

Gunung berapi dapat berbentuk kerucut, kubah, berpuncak datar, atau seperti menara, tergantung pada jenis letusan dan sifat-sifat fisik magma yang disemburkan. Kadangkala kubah tengah gunung berapi runtuh. Pada kasus gunung Aso di Jepang, setelah lubang tengah yang asli runtuh, terjadilah letusan baru di tengah kalderanya sendiri.

Selama letusan, magma atau batuan cair mencapai permukaan melalui celah atau lubang. Kadang kala lava yang terlempar dengan dahsyat keluar dari lubang tengah membeku di udara, lalu jatuh sebagai bungkah padat di dekat atau sekitar lubang itu. Kalau beratnya lebih dari beberapa ton, bungkah itu dinamakan "bom gunung berapi".

Potongan bungkah lava beku yang lebih kecil dengan ukuran 5 sampai 8 cm disebut terak. Butir-butir yang lebih halus dinamakan abu gunung berapi. Kalau gas dalam magma terlepas, magma menjadi berbuih dengan gelombang-gelombang busa dan membentuk suatu jenis lava khas ringan yang menyerupai bunga batu karang, ini disebut batu apung.

Kecuali gunung berapi gunung-gunung lainnya atau pegunungan itu terbentuk pada waktu terjadi gerakan kerak bumi yang dalam dan luas. Gerakan vertikal (ke atas dan ke bawah) yang terjadi di dalam kerak bumi menyebabkan retakan dan sesar. Pengangkatan tanah sepanjang sesar seperti itu menghasilkan pegunungan atau gunung bungkah dan plato. Gerakan menyamping menyebabkan batuan kerak bumi melipat dan menghasilkan pegunungan atau gunung lipat. Dalam waktu yang lama gunung tinggi yang terkena gaya pelapukan dan pengikisan akan susut menjadi bukit dengan lereng landai.

PEGUNUNGAN LIPAT
Pegunungan lipat terbentuk bila massa strata sedimen yang besar terlipat oleh tekanan dari dalam kerak bumi. Karena proses pelipatan, lebar strata sedimen menciut, sedangkan tebalnya bertambah. Lapisan strata sedimen yang terlipat ke atas disebut lipatan atas atau antiklin. Yang terlipat kebawah dinamakan lipatan bawah atau sinklin.

Pegunugan lipat terdiri dari endapan-endapan seperti kapur dan lempung, yang terbentuk dari partikel-partikel batu tua, sisa-sisa tanaman dan binatang yang berada di bawah air dan mengeras. Panas bumi dan tekanan merubah beberapa batuan menjadi marmer dan batu tulis. Contoh gunung atau pegunungan lipat adalah pegunungan Himalaya dengan Gn.Everest yakni gunung tertinggi di dunia, pegunungan Alpen di Eropa, dan pegunungan Appalachian di Amerika Serikat.

PEGUNUNGAN BONGKAH
Pegunungan yang dihasilkan oleh pengang- katan kerak Bumi, khususnya sepanjang garis sesar atau garis retakan, dinamakan pegunungan bungkah atau horst. Pada pegunungan bungkah sisi lereng yang curam ter-erosi dan menghasilkan puing-puing yang mengumpul di dasar gunung. Contoh pegungan bongkah ialah pegunungan Teton di Wyoming, pegunungan Wasatch di Utah, pegunungan Harz di Jerman dan Sierra Nevada di California.

PEGUNUNGAN RESIDU
Pegunungan residu terjadi bila pegunungan yang tinggi dikikis dan diauskan angin dan hujan dalam jangka waktu yang lama.Contoh pegunungan yang terbentuk karena erosi adalah pegunungan Catskill di New York, Amerika Serikat yakni dataran tinggi yang dikikis oleh sungai dan aliran gleser sehingga membentuk puncak dan lembah.

Sumber: Merbabu.com

Hipotermia

Terlalu lama kedinginan, khususnya dalam cuaca berangin dan hujan, dapat menyebabkan mekanisme pemanasan tubuh terganggu sehingga menyebabkan penyakit kronis. Hipotermia adalah suatu keadaan dimana tubuh merasa sangat kedinginan. Setelah panas dipermukaan tubuh hilang maka akan terjadi pendinginan pada jaringan dalam dan organ tubuh. Kedinginan yang terlalu lama dapat menyebabkan tubuh beku, pembuluh darah dapat mengerut dan memutus aliran darah ke telinga, hidung, jari dan kaki. Dalam kondisi yang parah mungkin korban menderita ganggren (kemuyuh) dan perlu diamputasi.

Udara dingin yang basah disertai angin yang bertiup kencang, seringkali dijumpai para pendaki ketika melakukan pendakian gunung. Tidak jarang badai dan hujan lebat menyertai hawa dingin. Malam yang cerah seringkali membuat udara semakin dingin dan berembun. Di puncak musim kemarau justru di sekitar puncak gunung seringkali muncul kristal-kristal es yang menempel pada daun-daunan dan bunga edelweis.

Pakaian yang basah, kaos kaki yang basah semakin menambah dinginnya badan. Keadaan akan semakin parah bila pendaki tidak memperhatikan makanan sehingga tubuh tidak memperoleh ernergi untuk memanaskan badan. Dinginnya udara seringkali membuat perut kembung sehingga enggan untuk makan, kecuali memang kehabisan makanan.

Gejala -gejala kedinginan biasanya Pendaki akan menggigil kedinginan, gigi gemeretakan, merasa sangat letih dan mengantuk yang sangat luar biasa. Selanjutnya pandangan mulai menjadi kabur, kesigapan mental dan fisik menjadi lamban.

Gejala kedinginan yang lebih parah akan membuat gerakan tubuh menjadi tidak terkoordinasi, berjalan sempoyongan dan tersandung-sandung. Pikiran menjadi kacau, bingung, dan pembicaraannya mulai ngacau. Kulit tubuh terasa sangat dingin bila disentuh, nafas menjadi pendek dan lamban. Denyut nadi pun menjadi lamban, seringkali menjadi kram bahkan akhirnya pingsan.

Untuk membantu penderita sebaiknya jangan cepat-cepat menghangatkan korban dengan botol berisikan air panas atau membaringkan di dekat api atau pemanas. Jangang menggosok-gosok tubuh penderita. Jika korban pingsan, baringkan dia dalam posisi miring. Periksa saluran pernafasan, pernafasan dan denyut nadi. Mulailah pernafasan buatan dari mulut dan menekan dada.

Pindahkan ke tempat kering yang teduh. Ganti pakaian basah dengan pakaian kering yang hangat, selimuti untuk mencegah kedinginan. Jika tersedia, gunakan bahan tahan angin, seperti alumunium foil atau plastik untuk perlindungan lebih lanjut.

Panas tubuh dari orang lain juga bagus untuk diberikan, suruh seseorang melepas pakaian, dan berbagi pakai selimut dengan si korban. Jika penderita sadar, berikan minuman hangat jangan memberikan minuman alkohol. Segeralah cari bantuan medis.

Seperti halnya terlalu kepanasan, anak muda dan orang tua merupakan sasaran paling banyak. Alasannya, tubuh kurang efisien dalam mengatur temperatur tubuh. Namun, orang dewasa yang fitpun, dapat kedinginan jika terlalu lama berada di air dingin, udara dingin atau di cuaca dingin tanpa pelindung. Selain itu minuman beralkohol dan narkotika juga mengurangi mekanisme pemanasan tubuh.

Untuk menghadapi bahaya kedinginan bawalah beberapa lapis pakaian kering. Siapkan mantel hujan, jaket tebal, dan kantung tidur. Masukkan pakaian kedalam kantong plastik sebelum dimasukkan ke dalam tas. Gunakan cover pelindung air untuk membungkus tas. Bawalah bekal makanan yang cukup, ada baiknya membawa bekal lebih guna menghapi tertundanya perjalanan karena cuaca atau harus beristirahat karena sakit. Pelajari jalur yang akan ditempuh sebelum melakukan pendakian, hal ini bisa ditanyakan ke petugas pos penjagaan. Rencanakan dan pilih tempat yang akan digunakanan untuk beristirahat, berlindung, memasak, dan mendirikan tenda.

Pilihlah pendakian pada musim kemarau, karena pada musim penghujan curah hujannya tinggi sering ada badai dan tanah longsor, di musim kemaraupun di gunung sering turun hujan namun tidak sebanyak dan sesering di musim hujan. Musim kemarau yang cerah suhu di gunung sangat dingin sekali bisa minus dibawah nol, dibeberapa gunung misal gunung semeru sering muncul kristal-kristal es. Bila cuaca sangat buruk dan sudah tidak sanggup menghadapi udara yang semakin dingin sebaiknya tidak melanjutkan pendakian, karena bisa berakibat sangat fatal.

Dalam menembus cuaca yang sangat dingin harus berusaha mengatasi rasa lapar, kelelahan dan mengantuk. Beristirahatlah sebentar saja bila terlalu lama badan justru akan semakin dingin dan semakin mengantuk, dengan berjalan badan biasanya menjadi hangat bahkan berkeringat. Termos kecil berisi kopi hangat sangat praktis untuk membantu mengatasi rasa dingin dan mengantuk. Sepatu bot dengan kaos kaki yang tebal dan kering sangat membantu. Sebaliknya sepatu basah, kaos kaki basah, dan sendal, dapat membuat kaki serasa beku.

Beristirahat di antara hempasan angin dingin dan tebalnya kabut, justru semakin membuat badan menjadi menggigil, untuk itu carilah batu besar atau celah-celah batu untuk berlindung dari hempasan angin dingin. Bila ingin istirahat tunggulah sampai kabut menghilang, karena beristirahat di tengah kabut membuat pakaian basah dan berembun, sehingga semakin menyiksa badan. Kaos tangan, kerudung kepala, kaos kaki, jaket tebal bisa membantu mengatasi rasa dingin. Bila memungkinkan dan tidak membahayakan lingkungan bisa membuat api unggun untuk menghangatkan badan dan beristirahat.

Ketika hendak mendirikan tenda carilah tempat yang terlindung dari hempasan angin, dan usahakan tempat yang kering. Di tempat yang basah dan lembab embun dan kabut mudah terbentuk sehingga pakaian dan peralatan kita menjadi basah, berembun dan dingin.

Bila ingin minum obat minumlah pada waktu istirahat mau tidur jangan minum obat pada saat melakukan perjalanan sangat berbahaya. Beberapa jenis obat bisa membuat kita menjadi mengantuk atau tenggorokan kering.

Monday, December 05, 2005

Tentang Air

Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 – 30 hari tanpa makan, tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 - 5 hari saja tanpa air.

Air yang tidak perlu dimurnikan :
*Hujan--> Tampung dengan ponco atau-daun yang lebar dan alirkan ke tempat penampungan

*Dari tanaman rambat/rotan Potong setinggi mungkin lalu potong pada bagian dekat tanah, air yang menetes dapat langsung ditampung atau diteteskan ke dalam mulut

*Dari tanaman Air yang terdapat pada bunga (kantung semar) dan lumut


Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu :
*Air sungai besar
*Air sungai tergenang
*Air yang didapatkan dengan menggali pasir di pantai (+ 5 meter dari batas pasang surut)
*Air di daerah sungai yang kering, caranya dengan menggali lubang di bawah batuan
*Air dari batang pisang, caranya tebang batang pohon pisang, sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar, biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan

Penanganan Korban Hipotermia

Mengurangi kehilangan panas tubuh dengan menganti baju korban dengan yang kering dan gerakkan anggota badan korban.
Beri kalor pada tubuh dengan botol yang diisi cairan panas, kompres panas, batu yang dipanaskan, handuk yang dipanaskan. Kalau diluar negeri dikenal Heat Wave suatu bahan kimia instan yang dapat berubah menjadi panas selama 6 - 10 jam.

Tambah makanan dan minuman yang secara langsung (yang panas) maupun tidak langsung (makanan yang kaya protein dan karbohidrat) akan meningkatkan panas tubuh dikenal dengan prinsip WSW (Warm Sugar Water).
Hindari pemakaian alkohol (vasodilator: meningkatkan kehilangan panas melalui pelebaran pembuluh darah perifer), kafein (diuretik: meningkatan buang air besar sehingga menyebabkan kehilangan air dan panas tubuh), tembakau/nikotin (vasokontiksi: meningkatkan resiko frostbite melalui penyempitan pembuluh darah perifer).

Penutup/selimut Hipotermia: membuat korban tetap hangat baik didalam maupun luar tubuh. Pastikan korban tetap "kering" gunakan bahan yang dapat menyerap keringat untuk bagian dalam penutup/selimut. Untuk bagian luar dapat digunakan sleeping bags, selimut atau kain yang tebal (dianjurkan dari wool). Gunakan bahan yang mengisolasi panas yang dipasang antara tubuh korban dengan tanah untuk mencegah perpindahan panas dari tubuh ke tanah. Kalau mau yang praktis ada beli peralatan hipotermibag tapi ya itu mahal.

Ada juga kemumgkinan si korban bakal mengalami afterdrop, yaitu situasi yang terjadi ketika suhu tubuh malah turun ketika penghangatan. hal ini disebabkan aliran darah tepi melebar ketika dipanaskan. Pelebaran darah ini akan mengaliran darah yang dingin yang akan menurunkan suhu tubuh sehingga menggangu organ dan menyebabkan kematian. After drop dapat dihindari dengan memanaskan badan saja melalui pembuluh utama. Taruh penghangat tepat di kedua sisi leher, kedua ketiak dan di pada selangkangan (minimal).

Pada kasus-kasus ekstrem, si korban malah merasa tubuhnya sangat panas, sehingga dia melepas pakaiannya. Ini pernah terjadi di Gunung Salak, yang "memudahkan" pencarian korban oleh tim SAR, yaitu dengan mengikuti jejak dari pakaian2 yg dilepas satu per satu oleh korban.Dan korban ditemukan meninggal dalam keadaan hampir telanjang.

Jadi apabila bertemu kasus ekstrem seperti ini menimpa teman seperjalanan anda, jangan sekali-kali mengikuti permintaan/kemauan dia untuk melepaskan pakaiannya.

Saturday, December 03, 2005

Membuat Biouvack

Tujuan membuat biovack adalah untuk melindungi tubuh dari angin, panas, hujan, dingin.

Macam-amcam biovouck:

*biovouck asli alam
*Gua : Bukan tempat persembunyian binatang, Tidak ada gas beracun, Tidak mudah longsor
*biovouck buatan dari alam
*biovouck buatan

Syarat Biouvack :

Hindari daerah aliran air, Di atas biovouck tidak ada dahan pohon mati/rapuh, Bukan sarang nyamuk / serangga, Bahan kuat, Jangan terlalu merusak alam sekitar, Terlindung langsung dari angin. Biasanya bahan yang dipakai untuk membuat Biouvack adalah Ponco atau jas hujan.

Pengetahuan Dasar Survival

Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu . Dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.

Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain :

Keadaan alam (cuaca dan medan)
Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan)
Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan)
Banyaknya kesulitan-kesulitan tsb biasanya timbul akibat kesalahan-kesalahan kita sendiri. dalam keadaan tersebut ada beberapa faktor yang menetukan seorang Survivor mampu bertahan atau tidak., antara lain : mental ,kurang lebih 80% kesiapan kita dalam survival terletak dari kesiapan mental kita.

Definisi Survival

Survival disini dapat dijabarkan tindakan :

S : Size up the situation / Pandai-pandailah melihat situasi

U : Under haste make waste / jangan tergesa-gesa (slow down)

R : Remember where you are / ingat dimana anda berada

V : Vangush fear and panic / kuasai diri dari rasa takut dan panik

I : Improvise / kuasai diri dari kesulitan

V : Value living / hargailah hidup anda

A : Act like the nature / hiduplah sesuai dengan alam sekitar

L : Learn the basic skill / pelajari dasar-dasar keahlian dengan baik



Jika anda tersesat atau mengalami musibah, ingat-ingatlah arti survival tsb, agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. Dan yang perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah "STOP" yang artinya :

S : Stop / berhenti

T : Thinking / berpikirlah

O : Observe / amati keadaan sekitar

P : Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan


Yang harus dipunyai oleh seorang survivor

Sikap mental
*Semangat untuk tetap hidup
*Kepercayaan diri
*Akal sehat dan Intelegensi tinggi
*Disiplin dan rencana matang
*Kemampuan belajar dari pengalaman

Pengetahuan
*Cara membuat Biouvack
*Cara memperoleh air
*Cara mendapatkan makanan
*Cara membuat api

Pengetahuan orientasi medan
*Cara mengatasi gangguan binatang
*Cara mencari pertolongan

Pengalaman dan latihan
*Latihan mengidentifikasikan tanaman
*Latihan membuat trap (Jebakan untuk binatang), dll

Peralatan
*Korek api
*Pisau
*Ponco dll
*Kemauan

Apabila Anda atau Teman Anda Tersesat

Hal-hal yang harus anda lakukan ketika Anda atau teman anda tersesat.

# Mengkoordinasi anggota
# Melakukan pertolongan pertama
# Melihat kemampuan anggota
# Mengadakan orientasi medan
# Mengadakan penjatahan makanan
# Membuat rencana dan pembagian tugas
# Berusaha menyambung komunikasi dengan dunia luar
# Membuat jejak dan perhatian
# Mencari Pertolongan


Bahaya-bahaya dalam survival
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :

1.Ketegangan dan panik

Pencegahan :
*Sering berlatih
*Berpikir positif dan optimis
*Persiapan fisik dan mental


Matahari / Suhu Panas
*Kelelahan panas
*Kejang panas
*Sengatan panas

Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas :
*Penyakit akut/kronis
*Baru sembuh dari penyakit
*Demam
*Baru memperoleh vaksinasi
*Kurang tidur
*Kelelahan
*Terlalu gemuk
*Penyakit kulit yang merata
*Pernah mengalami sengatan udara panas
*Minum alkohol
*Dehidrasi (Kekurangan cairan)

Friday, December 02, 2005

Packing

Packing adalah usaha mengatur item-item yang akan dimasukan dalam tas/carrier/backpack. Packing yang baik akan menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan.

Prinsip dasar yang mutlak dalam mem-packing adalah :

1. Pada saat backpack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak, Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan pendakian kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, bayangkan jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang. Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.

2. Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak. Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.

3. Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.

4. Maksimalkan tempat yang ada, misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.

5. Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat / jas hujan pada kantong samping Keril/Ransel.

6. Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar ransel, karena menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu perjalanan anda karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking ke dalam ransel.

7. Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri, lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.

10 Essentials (10 hal penting ) Dalam Trekking

Memang tidak semua item pasti kita pergunakan dalam suatu perjalanan. Akan tetapi ada baiknya kita sedia payung sebelum hujan. Kita telah menyiapkan perlengkapan yang kita butuhkan sebelum kita tertimpa musibah yang tidak kita harapkan dalam perjalanan.

PAKAIAN EKSTRA.
Meliputi kaos kaki luar dan dalam, sepatu boot, pakaian dalam, Celana dan baju untuk jalan, sweather, atau jaket fleece, topi, sarung tangan atau Jas hujan atau rain coat. Pertimbangkan juga pakaian dalam baju yang berlengan panjang, balaclava, headaband yang berfungsi sebagai penutup kuping.
Cuaca adalah kendala utama yang menyebabkan kita harus berpikir matang-matang dalam me-manage pakaian yang harus dibawa. Meskipun merupakan tambahan terhadap berat akan tetapi sebanding dengan faktor kehangatannya.


KOMPAS
Kompas merupakan peralatan yang penting untuk bernavigasi dan route finding, setiap anggota kelompok pendakian seharusnya memilikinya dan mengetahui cara pakainya.

FIRE STARTER ( PEMBUAT API)
Pembuat api pada umum meliputi lilin, bahan panas kimia, panas kalengan, magnesium, atau yang untuk digunakan di gunung yang tinggi dan kompor cadangan.

PERSEDIAAN P3K
Pendakian gunung merupakan salah satu oleh raga yang beresiko, maka adalah suatu kewajiban kita membawa P3K, mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Minimal terdapat gauze pad dalam berbagai ukuran, roller gauze, perban, pembalut kupu-kupu, pembalut segitiga, pembalut Carlisle, sabun, latex gloves, dan alat tulis.

MAKANAN EKSTRA
Pada hampir semua pendakian, persediaan makanan darurat utuk satu hari adalah merupakan persediaan yang layak. Pilihan makanan darurat hendaknya yang tidak memerlukan proses memasak dan mempunyai energi yang tinggi berbanding kepada bobot beratnya serta tahan lama. Buah kering, GORP, granola, makanan tempur tentara, power bar serta power gel. Jika pengunaan kompor masih memungkinkan, bahan makanan yang dibekukan, Oatmeal, sup instant, dan mie adalah pilihan yang baik.
Jadikan logistik sebagai prioritas tertinggi dalam perjalanan.

HEADLAMP ATAU SENTER
Tidak perduli kapanpun rencana pendakian yang akan dilakukan siang atau malam, bawalah selalu headlamp atau lampu senter dengan baterei dan bohlam ekstranya. Banyak orang mengatakan headlamp lebih praktis dan menyenangkan sebab kedua tangan kita bebas untuk melakukan kegiatan yang lebih penting. Ingatlah cahaya adalah hal yang penting, jadi belilah peralatan yang berkualitas. Untuk senter yang tahan air sudah pasti akan mempunyai harga yang lebih mahal. Akan tetapi kita akan puas saat menggunakannya digunung yang basah dan lembab.

PISAU
Pisau berguna untuk mempersiapkan makanan, P3K, reparasi, dan di kasus-kasus tertentu digunakan untuk memanjat. Pisau harus mempunyai dua lipatan mata pisau ( jika salah satunya rusak), obeng kembang dan obeng minus, jarum tusuk, dan gunting lipat. Item lain yang bermanfaat meliputi pembuka kaleng dan pembuka botol, serta penjepit. Juga selalu membantu pasangkan tali sebagai pengaman agar tidak terjatuh tanpa kita ketahui.

PETA
Tiap-Tiap anggota regu atau individu harus membawa peta topografis yang detail daerah yang dikunjungi. Dan harus membawanya dalam wadah plastik yang tahan air.

KOREK API
Pendaki perlu selalu membawa persediaan korek api sebagai persediaan darurat yang disimpan dalam wadah tahan air. Ini adalah sebagai tambahan terhadap persedian lighter atau korek api yang biasa kita bawa.Bagaimanapun juga, persediaan cadangan untuk emergency harus selalu korek api (yang tidak mempunyai kegagalan teknis) Jenis apapun korek api yang kita gunakan, harus selalu di tes kemampuan kerjanya, hindari membawa korek api yang sudah lembab.

SUNGLASS DAN SUNSCREEN
Langit yang bersih dan cermelang di pegunungan membuat krim perlindungan matahari menjadi perlu ada pada setiap perjalanan. Seperti yang kita ketahui sukar untuk menghindari matahari ketika berada di atas pegunungan yang terbuka. Sinar ultralviolet di atas ketinggian pegunungan adalah 50% lebih kuat dari pada di permungkaan laut.

Wednesday, November 30, 2005

Persiapan Sebelum Perjalanan

Berikut tahap-tahap dalam me-manage perjalanan.

Kita harus ingat 4W & 1 H, yang kepanjangannya adalah Where, Who, Why, When dan How.
Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut:
Where (Dimana), untuk melakukan suatu Kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan, Contoh: Tlogo Dlingo-Tawangmangu
Who (Siapa), apakah anda akan melakukan Kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok.
Contoh: Satu Kelompok ( 25 Personil) Terdiri dari 20 Orang anggota Penuh (panitia) dan 5 Orang anggota muda (peserta)
Why (Mengapa), ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam
Contoh : Untuk melakukan DIKLATSAR KE IX dan pelantikan Anggota penuh PMPA VAGUS
When (Kapan) waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?.
Contoh: 23 Februari 2001 sampai dengan 25 Februari 2001

Dari pertanyaan-pertanyaan 4 W, maka didapat suatu gambaran sebagai berikut:
pada tanggal 23-25 Februari 2001 akan diadakan DIKLATSAR IX ,yang akan dilaksanakan oleh 20 panitia dan diikuti 5 orang peserta yang ingin dilantik menjadi anggota penuh PMPA VAGUS. Tempat yang digunakan untuk DIKLATSAR tsb yaitu Tlogo Dlingo-Tawangmangu.
How( Bagaimana) merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :
› Bagaimana kondisi Tempat
› Bagaimana cuaca disana
› Bagaimana perizinannya
› Bagaimana mendapatkan air
› Bagaimana pengaturan tugas panitia
› Bagaimana Acara DIKLATSAR berlangsung
› Bagaimana materi yang disampaikan
› dan masih banyak Bagaimana ? (silahkan anda dapat mengembangkannya lagi)

Dari Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian :
1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia,
pembagian waktu dan sebagainya.
2. Pengurusan perizinan
3. Pembagian tugas panitia
4. Persiapan kebutuhan acara
5. kebutuhan peralatan dan perlengkapan
6. dan lain sebagainya.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.